Sabtu, 04 September 2010

UNSPOKEN

Sulit. Sulit untuk menjelaskannya. Ada. Sesuatu itu memang ada. Mengganjal. Di sini. Di dalam benak. Sudah menggunung, malah.

Biarlah. Sebaiknya hanya saya yang tahu dan merasakan hal ini. Yang bersangkutan, cukup diam saja. Tak perlu banyak tanya. Karena saya tidak akan dan memang tidak mampu untuk mengutarakannya secara langsung. Saya tunggu sampai Anda ‘ngeh’ dan tersadar sendiri dengan apa yang semestinya Anda lakukan.

Well, pada dasarnya saya tidak pernah menuntut macam-macam. Saya juga tidak menginginkan ini dan itu. Seperti yang Anda tahu, saya bukan tipikal wanita ‘lebay’ yang menuntut pasangannya untuk harus menuruti apa kata saya, yang suka mengekspos kemesraan di depan umum, yang segalanya harus serba praktis dan romantis, yang menjadikan kekasihnya sendiri sebagai supir pribadi/tukang ojeg langganan untuk mengantar-jemput kemana saja saya pergi, yang mewajibkan pasangannya untuk selalu mentraktir saya setiap kali makan dan minum kopi bersama, yang lenje berlebihan atau yang cenderung posessif. Maaf, saya tidak seperti itu.

Namun terkadang, di saat-saat tertentu, saya pun menginginkan sesuatu yang ‘tak biasa’. Perlakuan istimewa yang mampu menyentuh hati saya. Apa saja. Sejauh kreativitas Anda mampu melakukannya. Tak mesti sesuatu yang mahal. Tak usah pula hal-hal yang mewah, meribetkan, melelahkan atau bahkan berlebihan. Sesuatu yang mungkin menurut semua orang ‘biasa’ tetapi akan ‘luar biasa’ menyenangkan bagi saya.

Bukankah 'inovasi' juga dibutuhkan dalam sebuah hubungan demi mencegah kebosanan dan mengobati kejenuhan?

Regard,
Syafa >.<

1 komentar:

  1. mereka tuh sebenernya punya keinginan,, yang kita inginkan juga...
    tapi mungkin terkadang mereka kurang berani,, tidak seperti yang lain.. ^^,

    BalasHapus