Selasa, 15 Maret 2011

Alasan di Balik Larangan

Dewasa ini, hampir sebagian besar orang-orang yang berpacaran sudah pernah berciuman atau bahkan sampai melakukan hubungan intim. Pernah pada tahun 2007, Komnas Perlindungan Anak mengadakan survei yang menghasilkan bahwa 62,7% remaja SMP di Indonesia sudah tidak perawan/perjaka! Hal tersebut belum termasuk dengan mereka yang sudah pernah melakukan oral seks, aborsi, dll. Miris sekali bukan?

Sekarang timbul sebuah pertanyaan, mengapa hal seperti itu masih dianggap "biasa saja"? Seolah-olah keperawanan/keperjakaan sudah bukan merupakan sesuatu yang sakral dan berharga lagi. Padahal semua agama di dunia telah melarang seluruh pengikutnya untuk tidak melakukan perbuatan zina. Tentunya larangan tersebut bukan sekedar larangan biasa dan sangat bermanfaat bagi umat manusia.

Pernah suatu ketika pada masa Nabi Muhammad SAW masih hidup, ada seorang pemuda yang mendatangi beliau. Pemuda tersebut memohon kepada Nabi Muhammad SAW agar diberikan izin untuk melakukan perzinahan.

“Wahai Rasulullah, bolehkah aku melakukan zina?", tanya Si Pemuda. Maka Rasulullah SAW pun berkata kepada Sang Pemuda, “Wahai engkau pemuda, aku ingin bertanya terlebih dahulu kepadamu, jika ada seseorang datang kepadamu kemudian ia berbicara kepadamu, 'Bolehkah aku menzinahi Ibumu?' lantas apa jawabanmu?". Sang Pemuda itu pun menjawab dengan lantang, "TIDAK!"

Rasulullah Muhammad SAW kemudian berkata lagi kepada Sang Pemuda, "Jika datang seorang laki-laki kepadamu dan bertanya kepadamu, 'Bolehkah aku menzinahi saudara perempuanmu?' lalu apa jawabanmu?" Sang Pemuda tersebut dengan geram dan emosi menjawab, "TIDAK!"

Nabi besar Muhammad SAW pun melanjutkan pertanyaannya, "Jika datang seorang laki-laki kepadamu dan bertanya kepadamu, 'Bolehkah aku menzinahi anak perempuanmu?' maka apa yang akan kau jawab?" Sang Pemuda tadi terdiam di hadapan Rasulullah. Ia terhenyak dan tercenung sejenak. Kemudian ia pun menangis sujud di hadapan Rasulullah SAW. Rasulullah SAW berkata kepada Sang Pemuda, “Setelah engkau mendengarkan ceritaku tadi apakah aku akan mengizinkanmu untuk melakukan zina?"

Sang Pemuda tadi terkulai, menangis, dan berkata, "Maafkan aku Yaa Rasulullah..."

Rasulullah SAW menyuruh pemuda itu berdiri, “Memohon ampunlah kepada Allah SWT dan jangan pernah terlintas lagi dalam pikiranmu apalagi sampai melakukan perbuatan zina. Sesungguhnya telah disampaikan kepada kita melalui Al-Quran bahwa kita harus menjauhi zina karena hal itu akan membuat kita jauh dari Rahmat Allah SWT."

Mari kita jaga diri dan keluarga kita dari siksa api neraka yang berbahan bakar manusia dan batu!

#Untuk Direnungkan :)

***



Sumber : http://www.divineperformance.com/izinkan-aku-bersina-alasan-kuat-di-balik-larangan/

2 komentar:

  1. pertanyaan nya adalah...

    dr survei tersebut...anda masuk kategori yg mana??


    *upz*
    :D
    hihihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang jelas hingga saat ini saya masih menjaga apa yang seharusnya dijaga oleh seorang perempuan.
      dan akan melepaskannya kelak setelah menggunakan jasa Irvan Airlangga Photography utk prewed n wedpar-nya.
      Hheu :)

      Hapus