Hujan ku mohon diamlah sejenak.
Ada sesuatu yang ingin kusampaikan pada matahari.
Tentang diskusiku bersama bimbang tadi malam.
Tentang perseteruan bintang dan awan kelam.
Meski tak ada satu pun bahasa yang mampu mendeskripsikan serumit apa fenomena yang terjadi.
Isyarat hanya menampilkan secercah sinar yang tersembunyi.
Sanggupkah matahari memafhumi senyum rembulan?
Meski mereka tak akan pernah sejajar dalam satu kerinduan.
Tapi sesungguhnya aku tahu apa yang terjadi.
Hanya saja sulit untuk berbagi.
-SYAFA-
*Tulisan ini sebenarnya dibuat pada tanggal 15 November 2009. Ketika saya sedang merasakan getar-getar aneh di dalam dada selama beberapa lama. Dan baru saya ketahui apa jenis getaran itu justru ketika hujan sedang mengguyur bumi. Getaran tersebut bernama: CINTA.
Ada sesuatu yang ingin kusampaikan pada matahari.
Tentang diskusiku bersama bimbang tadi malam.
Tentang perseteruan bintang dan awan kelam.
Meski tak ada satu pun bahasa yang mampu mendeskripsikan serumit apa fenomena yang terjadi.
Isyarat hanya menampilkan secercah sinar yang tersembunyi.
Sanggupkah matahari memafhumi senyum rembulan?
Meski mereka tak akan pernah sejajar dalam satu kerinduan.
Tapi sesungguhnya aku tahu apa yang terjadi.
Hanya saja sulit untuk berbagi.
-SYAFA-
*Tulisan ini sebenarnya dibuat pada tanggal 15 November 2009. Ketika saya sedang merasakan getar-getar aneh di dalam dada selama beberapa lama. Dan baru saya ketahui apa jenis getaran itu justru ketika hujan sedang mengguyur bumi. Getaran tersebut bernama: CINTA.
deuuuhhhh....
BalasHapuscintanya tua.. hahay :P
hahaii..
BalasHapusjadi maluu :p